“If you judge people, you have no time to love them.” ~ Mother Teresa.



Cady Heron saidCalling somebody else fat won't make you any skinnier. Calling someone stupid doesn't make you any smarter. And ruining Regina George's life definitely didn't make me any happier. All you can do in life is try to solve the problem in front of you".


Mulutmu harimau mu, rasanya kalimat sederhana itu selalu berputar kencang dikepala gw setiap harinya, sambil sesekali gw berkaca dan meng-evaluasi diri gw sendiri setiap malam, gw pun berharap menemukan segala kekurangan gw dan berdoa serta berusaha untuk merubahnya menjadi lebih baik lagi.


Sudah hampir beberapa hari ini masalah "Judging" menjadi topik perbincangan yang hangat antara gw dengan beberapa partner quality time gw, mereka selalu berpendapat bahwa orang yang senang men-judge orang lain atau ya Bahasa gw sih "Nyinyir" itu biasanya insecure dengan kondisi dirinya sendiri, mendengar pendapat seperti itu gw pun yang awalnya down tiba-tiba jadi semangat 45 untuk bangkit lagi menjadi orang yang penuh dengan aura positif.


Tuhan memang luar biasa adil sekali, Tuhan menciptakan Hitam untuk menyeimbangkan Putih dan ketika Hitam terlalu dominan sang Putih harus bekerja extra untuk mengurangi kinerja sang Hitam, gw inget banget dulu waktu gw masih sering ngobrol sama pengamen di angkot yang sering gw naikkin kalau pulang sekolah, mereka engga pernah lupa untuk mengingatkan gw akan pentingnya bersikap positif dalam menghadapi banyak hal negatif, hidup itu tidak selamanya harus PRO kadang KONTRA pun bisa menjadi pemanis di sebuah kehidupan, karena itulah hidup jadi lebih berwarna.


Tapi pernahkah lo berada di posisi dimana lo "korban" dari sebuah ke-nyinyiran tingkat Internasional dari beberapa oknum di kehidupan lo, entah orang yang sudah kenal gw baik atau gw kenal baik dengan orang itu, atau bahkan dari orang yang sama sekali tidak mengenal gw secara personal tapi dia sudah berani me-nyinyirkan gw sebagai orang yang "tanda kutip". Ketika gw bertukar pikiran dengan salah satu sahabat gw, gw pun mengutip kalimatnya "gw tau lo gimana orangnya males cari perkara, makanya cari temen yang banyak sa..kalo mereka udah engga mau temenan ya udah, masih banyak diluaran sana yang mau bertemen sama lo ko', tanpa mereka (nyinyiers) lo tetep bisa sukses jangan khawatir sha, banyak orang yang doain buat kebaikan lo". Denger kalimat-kalimat yang dia tulis tiba-tiba gw tersentak dengan sendirinya, iya juga ya kenapa gw harus down cuma karena omongan orang lain yang belum tentu bener ya, toh mereka hanya liat gw dari satu sisi sedangkan teman-teman gw yang lain ada yang melihat gw dari beberapa sisi mereka menganggap gw masih dijalur yang benar.


Begitu pula dengan salah satu sahabat baik gw yang sudah hampir 12 Tahun bareng-bareng sama gw pun pernah bilang "Jadi orang baik itu tidak mudah, ketika kita menjadi orang baik jangan harap orang akan menganggap kita baik" sambil tersenyum kamuflase karena awalnya gw kurang paham dengan kalimat itu akhirnya gw pun menegaskan ke diri gw sendiri bahwa "Tuhan menciptakan manusia dengan segala perbedaan, kekukarang dan kelebihannya masing-masing, ketika kita bertemu orang lain yang jauh berbeda dari kita jangan langsung judge mereka dengan aura negatif, orang bertatto belum tentu dia penjahat, orang beragama belum tentu dia selalu benar". 


Don't Judge a book by it's cover, setiap orang punya buku cerita atau skenario hidup masing-masing dan ketika Tuhan dengan sengaja mempertemukan dua pribadi yang berbeda itu adalah pertanda kita harus bisa menerima segala peran yang dia lakoni, karena itu sudah menjadi bagian dari skenario yang dibuat Tuhan untuk kita. Gw pun sadar terkadang sebagai manusia biasa gw sering sekali menjudge orang yang negatif, tapi seketika itu pula gw berusaha untuk memohon ampun sambil berkaca pada diri sendiri, tidak ada manusia yang sempurna seutuhnya, bahkan seseorang yang suci pun pasti pernah berbuat salah.


Tuhan yang menciptakan kita dengan segala keaneka ragaman, dan Tuhan jugalah yang selalu menerima segala kekurangan dan kelebihan kita tanpa pernah mengeluhkan ini itu, lalu kenapa kita yang ciptaannya selalu mengeluhkan hal-hal yang diluar kuasa kita?, ingin rasanya gw memeluk erat orang-orang yang sudah me-nyinyirkan gw selama ini dan mengucapkan banyak terima kasih , karena mereka lah gw bisa belajar menjadi manusia yang lebih baik, dan karena mereka jugalah yang bisa memberikan sentuhan-sentuhan warna lainnya dihidup gw, gw berjanji sebisa mungkin gw tidak akan membalas perbuatan mereka dengan hal-hal negatif lainnya, itu saja tidak lebih.


Gw hanya manusia biasa yang pasti pernah berbuat salah, ntah siapapun yang pernah merasa tersakiti oleh gw rasanya tidak ada salahnya gw meminta maaf kepada kalian semua, dan untuk teman dan sahabat gw diluaran sana gw cuma bisa bilang "Astagaaa...ntah kalimat apa yang bisa gw kasih buat kalian selain, terima kasih telah menjadi orang yang tidak pernah me-nyinyirkan gw selama kita jalan bareng-bareng, terima kasih telah menjadi orang yang luar biasa dan menganggumkan".




"If someone is strong enough to bring you DOWN, show them that you're strong enough to get BACK".

Reactions: