Showing posts with label C'est la vie. Show all posts
Showing posts with label C'est la vie. Show all posts

Tuesday, January 13, 2015


Hallo There,
It’s been a long time isn’t?, terakhir saya menulis masih seputar kehamilan, dan saya berniat untuk menuliskan tentang kehamilan berikutnya sekarang. :).
Kamis, 1 Januari 2015, saya dan suami masih berada di Bandung, kebetulan hari itu saya sedang merasa tidak enak badan, mungkin karena terlalu lelah. Malamnya, saya diajak oleh suami untuk berkeliling sebentar, sekalian mampir ke apotek untuk beli obat flu, oksigen, dan vitamin. Sebelum saya pulang kerumah mertua, suami saya mengajak saya untuk istirahat sebentar di Soleluna, salah satu lounge yang saat itu tidak terlalu ramai, hanya sekedar duduk, minum kopi dan ngobrol ringan, sampai akhirnya pembahasan kami berdua menuju ke pembahasan sensitive yaitu anak. Ntah kenapa, tapi saya merasa sangat sensitive jika harus membahas tentang kehamilan, tapi akhirnya saya kuatkan diri untuk tidak menangis di depan suami, setelah bicara serius akhirnya kita berpikir untuk lebih sabar, dan cari waktu untuk ke dokter yang sudah direkomendasikan orang-orang, bahkan pembicaraan kami sampai membahas nama yang cocok untuk anak laki-laki dan perempuan, dan akhirnya kita sepakat dengan nama tersebut.
Singkat cerita, bulan Desember 2014 saya telat datang bulan selama sebulan, seperti yang sudah-sudah, saya telat dan mengalami syndrome  yang sama dengan ciri-ciri ibu hamil, bahkan perubahan fisik yang terjadi semakin menguatkan asumsi suami, bahwa saya sudah hamil. Akhirnya saya mencoba untuk memberanikan diri melakukan test dengan testpack, tepat di tanggal 9 Januari 2015, satu hari sebelum suami saya Ulang Tahun, setelah melakukan test, saya berusaha positif thinking dan bersabar.

Posted on 11:54 PM by Saya Sasha

No comments

Thursday, August 21, 2014



Finally I’m back and ready to wrote a lot of story about everything, included my personal life.
Seperti yang saya post beberapa waktu lalu, ketika saya sedang dalam proses mempersiapkan pernikahan dengan lelaki pilihan saya sendiri, dan setelah melewati serangkaian persiapan, syukur Alhamdulillah, akhirnya sekarang saya sudah tidak hidup sendiri dengan bayang-bayang pertanyaan kapan menikah.

Setelah melewati satu level kehidupan baru, lega rasanya sekarang satya sudah bisa menyebutkan dia sebagai suami saya, suami yang sah dimata agama dan juga di mata hukum. Mungkin rumah tangga kami baru berumur 2 bulan lebih, jadi kalau kata kebanyakan orang sih ini masih lucu-lucunya, belum merasakan hidup rumah tangga yang sebenarnya, but then I realize, I should prepare everything for the future.

I'm a happy wife, tapi sayang di sisi lain saya seringkali merasa sedih, bukan karena kehidupan rumah tangga  kami, tapi lebih kepada lingkungan kami. Pasti kalian pernah kan berada di posisi lelah menjawab pertanyaan kapan menikah?,, lalu setelah menikah mungkin anda akan menemui fase dimana pertanyaan kapan punya anak, akan lebih sering anda dengar dibandingkan dengan pertanyaan mengenai bagaimana kabar anda, bagaimana pernikahan kalian.

Sebenernya itu bukanlah permasalahan rumit buat saya, terhitung umur pernikahan kita masih terhitung bulan. But, for some reason, pertanyaan itu sangat terdengar sensitif buat saya, terutama karena saya anak pertama.

Setelah dua minggu menikah, saya sempat mengalami gejala-gejala seperti orang hamil, suami saya pun sudah sepenuhnya yakin dengan kondisi saya waktu itu, sayang waktu saya melakukan testpack hasilnya justru negatif, sahabat saya mencoba merujuk ke rumah sakit, dengan alasan untuk mengetahui kondisi kesehatan rahim saya. Setelah heboh mencari rumah sakit dengan dokter kandungan yang masih berjaga, akhirnya saya dapatlah di RS. Pondok Indah di Puri Indah, Alhamdulillah saya langsung di rujuk ke dokter kandungan yang memang masih ada di RS.

Setelah bercerita, akhirnya saya di USG 4D untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, hasilnya saya belum hamil, tapi Alhamdulillah rahim saya kuat dan bersih, dokter menyarankan saya untuk terus mengkonsumsi asam folat untuk mencegah bayinya mengalami kecacatan nanti. Setelah pulang kerumah, saya memberikan hasil pemeriksaan ke suami dengan berat hati, rasanya ini adalah berita terburuk yang saya terima setelah menikah, suami saya tentu merasa kecewa, tapi Alhamdulillah dia lah yang selalu menyemangati saya ketika sedang merasa sendiri dan bersedih.
Setiap saat saya terus berdoa, bahkan terkadang saya mengajak bicara sambil mengelus perut saya, seolah kaka sudah ada dirahim saya. Sedih, ya saya sedih, tapi saya mencoba untuk terus bersikap positif, sekali lagi pernikahan kami masih sangat baru, sehingga wajar rasanya jika hingga detik ini saya belum hamil.

Mungkin buat sebagian orang, ketika menanyakan tentang kehamilan kepada pasutri baru atau lama, memang menjadi sebuah tradisi biasa yang akan terus ada, tapi mungkin bagi sebagain perempuan hal tersebut justru membuat saya merasa sedih, yang lebih menyakitkan adalah ketika harus dibandingkan dengan pasangan lain yang juga baru menikah, tapi justru diberikan kepercayaan terlebih dulu. Satu lagi yang sedikit melukai perasaan saya, adalah ketika mendengar cerita orang lain yang dengan bangganya mengatakan bahwa “padahal belum mau hamil, eh udah dikasih aja”, how can? saya salah satu perempuan yang menantikan kehadiran buah hati kami. Tapi Allah belum memberikan kepercayaan tersebut, dan justru orang lain yang diberikan kepercayaan terkadang merasa ini adalah sebuah kesalahan.

Saya baru baca blog alodita, rasanya saya mengalami kesedihan yang hampir serupa (walaupun kasus kami berbeda) tapi rasanya sangat wajar jika kehadiran seorang anak di sebuah pernikahan menjadi sebuah pembahasan yang sangat sensitif.

FYI, bahkan saya sering sekali menulis, dan nantinya akan saya berikan ke anak kami, supaya kaka sadar bahwa ternyata kehadirannya sangat diharapkan oleh keluarga kami. Saya sengaja memanggilnya kaka, karena kami berencana memiliki lebih dari satu anak hehehe. 
Semoga banyak pasangan suami istri diluar sana yang mau bersabar menunggu buah hatinya, dan kalau memang ternyata kalian lebih dulu mendapatkannya, syukurilah apa yang sudah kalian dapatkan. Tidak semua orang bisa mendapatkan kepercayaan itu dengan mudah.

Be stong, happy and healthy mom :)

P.S : Doakan kami ya :*

Posted on 2:10 AM by Saya Sasha

No comments

Sunday, October 21, 2012


Like I said before...The next posting is about Love, Love from Fans to their Idols.

Seperti beberapa hal yang sudah gw bahas dipostingan gw sebelumnya, gw sudah banyak bicara dengan sahabat gw tentang Super Junior, ELF dll. Gw pun mengambil beberapa kesimpulan tentang arti Fans untuk para Idolanya, mungkin terdengan biasa saja tapi bagaimana kalau yang akan gw bahas ini tentang kecintaan para fans yang luar biasa sehingga mampu membuat Idola nya menangis ketika melakukan konser di beberapa Negara.

Awalnya gw hanya penasaran dengan para Boyband dan Girlband Korea yang selalu heboh dibicarakan dimana-mana, saking penasarannya akhirnya gw mulai mencari tau tentang mereka mulai dari artikel, video, atau bahkan langsung bertanya-tanya pada para fansnya, dan di postingan kali ini gw mau sedikit sharing dari hasil pembicaraan gw dengan sahabat gw (Salah satu ELF Indonesia), pertanyaan gw dimulai dari.

Gimana sih awal mulanya lo sampai bisa suka sama Suju (Super Junior) ?
Her : (Tidak semua hasil percakapan gw jabarkan lagi).
Awalnya karena gw pasang TV cable jadi suka nonton KBS world, awalnya cuma liat drama Korea, acara musik dll, sampai akhirnya tau tentang Girlband dan Boyband Korea, terus jadi sering cari-cari video tentang boyband dan girlband di Youtube, awalnya cuma suka lagunya dan karakter mereka di variety show, sampailah gw liat member Suju di variety show dan drama Korea, gw jadi makin penasaran karena Suju punya member banyak sampai 13 orang (untuk ukuran boyband 13 personil memang tidak biasa), tapi awal gw mulai tertarik sama Suju pas personil mereka berkurang 3 orang, dari situ gw penasaran dan makin cari tau, pas mulai proses pencarian tentang Suju di Youtube dan Google gw mulai hafal sama nama personilnya, pas gw liat video clip Bonamana (yang kebetulan lagi promo album baru) gw jadi makin suka karena Videonya keren, dan dari situ gw juga jadi tau kenapa 3 personil itu hilang, awalnya Kibum waktu promosi Sorry Sorry (Album ke 3) Kibum minta break untuk fokus di akting, lanjut ke Kangin pas mulai konser Super Show 2 Kangin kena masalah karena berantem di Bar walaupun akhirnya ketauan alasan Kangin berantem karena membela dirinya tapi imejnya sudah terlanjur jelek, tapi ternyata sebulan kemudian Kangin jadi korban tabrak lari oleh taksi, memang tidak luka parah tapi belakangan ketauan bahwa Kangin dalam kondisi mabuk lalu kembali imejnya jelek, jadi Kangin dihiatuskan total dan dipulangkan kerumah orang tuanya (kejadian Okt/Nov 2009). Setelah kasus Kangin pas Bulan Desember setelah hadir di acara penghargaan musik, Hangeng kabur dari Dorm dan pulang ke China besok paginya, Sejak saat itu Hangeng mengajukan surat pembatalan kontrak ke pengadilan, Hangeng bilang dia jadi banyak penyakit karena jam kerjanya yang tidak manusiawi, bahkan Hangeng sempat sembunyi selama 2 Minggu sebelum akhirnya Ibu Hangeng memintanya pulang kerumah, sampai sekarang hubungan member lain dengan Hangeng jadi kurang lancar, hanya Heechul yang masih keep contact dan beberapa kali bertemu dengan Hangeng karena mereka memang dekat. Waktu SUJU mau mengeluarkan album Bonamana para fans mulai bertanya-tanya Kibum dan Kangin akan bergabung atau tidak, sampailah pada waktu press confrence album Bonamana ternyata Kibum masih break dan Kangin memutuskan untuk mengikuti Wajib Militer, jadi album Bonamana sudah tidak ada Kibum, Kangin, dan Hangeng. Nah pas album Bonamana repackage keluar Bulan Juli, disitu ada lagu yang judulnya No Other, dan lagu itu bisa dibilang lagu cinta untuk ELF. Setelah denger lagu dan liat video clipnya di Youtube gw semakin jatuh cinta sama mereka, dan akhirnya menyebut diri gw sebagai ELF.

Apa arti Super Junior buat lo selama ini?
Her : Awalnya mereka penghilang stres gw, tapi sekarang mereka jadi artis favorit gw dan gw fans mereka, hubungannya ya take and give, mereka ngasih kesenangan, keceriaan, dan hiburan tersendiri buat gw. Sedangkan gw sebagai fans mereka ya berusaha untuk membahagiakan mereka dengan cara beli album original, download lagu secara legal dan bayar, berusaha keras bareng-bareng sama ELF lainnya supaya mereka bisa dapat penghargaan di Korea, nonton konsernya dll.

Apa arti cinta dan SUJU buat ELF?
Her : Arti cinta dan SUJU buat ELF itu besar banget, kita terbiasa dinyanyiin dan dibikinin lagu cinta setiap mereka ngeluarin album baru, atleast 1 lagu baru ditiap album mereka. Istilahnya hubungan kita selalu di refresh dengan lagu-lagu cinta itu, ELF juga sadar kalau arti kita buat SUJU itu penting, SUJU engga akan pernah lupa sama ELF dan mereka selalu ngucapin terima kasih banyak buat ELF dan selalu ngungkapin kalau ELF penting dan berharga buat mereka.

Terlihat dari semua jawabannya gw pun bisa merasakan betapa tulusnya cinta seorang fans kepada idolanya, tanpa berharap terlalu banyak dari mereka selain kesuksesan dari para idolanya. Akhirnya setelah beberapa hari ini gw banyak ngobrol dengan sahabat gw, ngeliat langsung para fans dari beberapa fandom, dan berada langsung diantara mereka semua, gw mulai merasakan besarnya rasa cinta mereka sebagai fans terhadap idolanya, walaupun mereka tidak bisa bersentuhan secara langsung tapi mereka percaya bahwa karya-karya dari sang idola mampu membuat jembatan tangguh agar mereka bisa saling berkomunikasi satu dengan lainnya.
Music can bring happiness..I believe that, gw bukan fans dari salah satu Boyband atau Girlband Korea awalnya, tapi setelah gw mendengar beberapa lagu dari mereka I mean SNSD, TVXQ, C.N Blue, dll. Gw langsung jatuh hati dengan musik yang mereka sajikan, bagi gw musik mereka sangat ringan dan memang sangat ear catching, sekali denger pasti nempel terus sampai akhirnya penasaran sama video clipnya dan terus berlanjut sampai penasaran sama sang artis secara personal, K-Pop like a Virus for me, you can't only hear it once.
Setelah konser kemarin gw akhirnya memilih jadi bagian dari SONE (walaupun tidak sah), awalnya karena memang gw suka lagu-lagunya yang ringan dan terdengar ceria, so you can hear and sing in every moment, tapi gw memang sudah jatuh hati sama salah satu personilnya yang bernama Hyoyeon dan Taeyeon sang leader, alasan kenapa gw memilih mereka adalah karena..
Taeyeon and Hyoyeon
Hyoyeon memang tidak memiliki fans sebanyak Yoona atau Taeyeon, dan justru itu jadi nilai plus buat gw, karena pada dasarnya gw tidak begitu menganut istilah Mainstream ketika memilih sesuatu, jadi gw memilih Hyoyeon yang basicnya tidak terlalu memiliki banyak fans (HAHAHAHA) tapi setelah gw ngeliat kemampuan dia ngedance gw pun mulai jatuh hati sama dia, bahkan ketika gw ngeliat Hyoyeon dibeberapa Variety show yang punya kepribadian engga jauh beda sama gw (Kepribadian ya bukan Muka :D) gw pun semakin jatuh terpuruk, lalu alasan gw memilih Taeyeon adalah everybody know's that Taeyoen voice was totally awesome so I pick Taeyeon because her ability to sing, ya engga apa-apa lah kalo harus Mainstream. Pada basicnya lagi gw memang kalau memilih sesuatu harus melihat dari kualitas bukan sekedar kuantitas yang tampilannya bagus tapi dalemnya engga penting sama sekali, jadi jangan harap gw bisa ngefans sama girlband atau boyband kacangan kaya yang sekarang beredar di sini, they don't even know how to created something big, if they don't understand the meaning of Quality better than Quantity.

Heechul and Kyuhyun.

Gw pun ternyata yang biasa saja terhadap SUJU (Tapi masih sering nyanyiin lagunya ko) pada kenyataannya sudah jatuh hati duluan sama Kyuhyun dan Heechul  sebelum gw tau bahwa Kyuhyun dan Heechul ternyata personil SUJU hahahaha, bahkan sekarang pun gw tertular mulai simpatik sama sosok Leeteuk sang Leader SUJU yang super duper karismatik ketika diatas panggung, Leeteuk memang sosok pemimpin yang luar biasa kalau menurut gw, sama seperti G.D yang harus mimpin 5 orang gila lainnya di Bigbang, FYI gw menganggap diri gw sebagai VIP (Fans BIGBANG) dan SONE (Fans SNSD) jangan tanya apa alasan gw suka dengan BIGBANG karena gw sendiripun akan tertawa terbahak-bahak ketika menceritakan awal mula gw suka BIGBANG, but then I give all my heart for Bigbang and Daesung :).
Leeteuk Super Junior.

Back to the point, keinginan gw menulis artikel ini berawal dari rasa salut gw yang luar biasa kepada para ELF, SONE, Aff(x)tion, Shawol, VIP dll, they teach me how to appriciate our idol's art work in every way, bahkan yang bikin merinding adalah mereka yang awalnya tidak saling mengenal satu dengan yang lainnya bisa sebegitu akrab dan kompak ketika sedang menyebarkan cinta lewat teriakan fanchant dan ayunan lighstick sesuai dengan fandom masing-masing ketika sang idola sedang bernyanyi didepan mereka.
Bentuk cinta para ELF Indonesia untuk SUJU.
I wish I can be a great VIP just like my best friend (ELF), Elf mengajarkan banyak hal luar biasa buat gw ketika gw anak kemarin sore baru mau bergabung dengan para VIP Indonesia, dan salut gw untuk para Fans dari semua Fandom yang ada di Indonesia, satu yang gw harapkan dari para fans.. “Kalian bisa mencintai para idola kalian dengan segenap hati, kalian boleh melakukan apapun yang kalian suka dengan cara kalian sendiri, tapi saya rasa para Idola kalian tidak mengajarkan kalian untuk menjadi fans yang tidak baik dan egois, kalau ada yang menghina idola kalian saya rasa kalian tidak perlu menyerang balik mereka, toh idola kalian pun menganggap akan itu sebagai sebuah motivasi untuk membuat karya mereka bisa diterima oleh semua orang bahkan hatersnya, dan kalau sedang menonton konser akankah lebih baiknya kalau kita tidak egois dan merugikan orang lain, karena kita semua sama-sama fans mereka dan sama-sama berjuang demi menonton konser mereka, being a smart fans it's a good point. Bayangkan kalau kalian menghakimi orang lain dengan bawa-bawa nama idola kalian, pastinya imej yang kalian bangun selama ini hancur atau mungkin nama idola kalian pun jadi ikut negatif”.
Bukan bermaksud menggurui kalian yang sudah lebih senior, tapi gw sebagai orang luar yang baru mau masuk ke dunia kalian sudah berkali-kali melihat haters dari idolanya menyerang orang lain tanpa ampun, jadilah fans yang cerdas dan dewasa ya guys ^^, All I can said is I'm very proud to be a part of VIP and SONE Indonesia.

Posted on 12:40 PM by Saya Sasha

No comments

Friday, June 15, 2012


Marshall Fine of The Huffington Post suggested that the friend zone is "like the penalty box of dating, when your only crime is not being buff and unobtainable."

Sebuah awalan yang engga akan pernah ketemu akhirannya, for some people Friend Zone is like a war zone between Expectation and reality, rasanya menyakitkan tapi terkadang begitu menyenangkan. Seperti kisah Dr. Ross Geller dan Rachel Green di Serial F.R.I.E.N.D.S, mereka berdua mendapatkan julukkan Friend zone karena kedekatan mereka yang seolah mengisyaratkan bahwa mereka saling jatuh cinta tapi terhalang dengan status pertemanan mereka yang sudah lama terjalin.
http://img5.visualizeus.com/
Seperti akhir-akhir ini di Twitter, Facebook, Path dll, yang merupakan saksi bisu dari kegalauan beberapa orang yang terjebak dalam Friend zone, fenomena lama dengan packaging baru nampaknya. Friend zone sekarang sudah mulai buka cabang bukan hanya Friend tetapi juga Brother Zone, so wierd I think..oke to be honest gw pun terjebak didalamnya, but thanks God perasaan itu engga bertahan lama karena setelah gw pikir-pikir aneh rasanya kalau apa yang sudah terbiasa akan berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa.

Posted on 11:40 AM by Saya Sasha

No comments

Saturday, February 11, 2012

“If you judge people, you have no time to love them.” ~ Mother Teresa.



Cady Heron saidCalling somebody else fat won't make you any skinnier. Calling someone stupid doesn't make you any smarter. And ruining Regina George's life definitely didn't make me any happier. All you can do in life is try to solve the problem in front of you".


Mulutmu harimau mu, rasanya kalimat sederhana itu selalu berputar kencang dikepala gw setiap harinya, sambil sesekali gw berkaca dan meng-evaluasi diri gw sendiri setiap malam, gw pun berharap menemukan segala kekurangan gw dan berdoa serta berusaha untuk merubahnya menjadi lebih baik lagi.


Sudah hampir beberapa hari ini masalah "Judging" menjadi topik perbincangan yang hangat antara gw dengan beberapa partner quality time gw, mereka selalu berpendapat bahwa orang yang senang men-judge orang lain atau ya Bahasa gw sih "Nyinyir" itu biasanya insecure dengan kondisi dirinya sendiri, mendengar pendapat seperti itu gw pun yang awalnya down tiba-tiba jadi semangat 45 untuk bangkit lagi menjadi orang yang penuh dengan aura positif.


Tuhan memang luar biasa adil sekali, Tuhan menciptakan Hitam untuk menyeimbangkan Putih dan ketika Hitam terlalu dominan sang Putih harus bekerja extra untuk mengurangi kinerja sang Hitam, gw inget banget dulu waktu gw masih sering ngobrol sama pengamen di angkot yang sering gw naikkin kalau pulang sekolah, mereka engga pernah lupa untuk mengingatkan gw akan pentingnya bersikap positif dalam menghadapi banyak hal negatif, hidup itu tidak selamanya harus PRO kadang KONTRA pun bisa menjadi pemanis di sebuah kehidupan, karena itulah hidup jadi lebih berwarna.


Tapi pernahkah lo berada di posisi dimana lo "korban" dari sebuah ke-nyinyiran tingkat Internasional dari beberapa oknum di kehidupan lo, entah orang yang sudah kenal gw baik atau gw kenal baik dengan orang itu, atau bahkan dari orang yang sama sekali tidak mengenal gw secara personal tapi dia sudah berani me-nyinyirkan gw sebagai orang yang "tanda kutip". Ketika gw bertukar pikiran dengan salah satu sahabat gw, gw pun mengutip kalimatnya "gw tau lo gimana orangnya males cari perkara, makanya cari temen yang banyak sa..kalo mereka udah engga mau temenan ya udah, masih banyak diluaran sana yang mau bertemen sama lo ko', tanpa mereka (nyinyiers) lo tetep bisa sukses jangan khawatir sha, banyak orang yang doain buat kebaikan lo". Denger kalimat-kalimat yang dia tulis tiba-tiba gw tersentak dengan sendirinya, iya juga ya kenapa gw harus down cuma karena omongan orang lain yang belum tentu bener ya, toh mereka hanya liat gw dari satu sisi sedangkan teman-teman gw yang lain ada yang melihat gw dari beberapa sisi mereka menganggap gw masih dijalur yang benar.


Begitu pula dengan salah satu sahabat baik gw yang sudah hampir 12 Tahun bareng-bareng sama gw pun pernah bilang "Jadi orang baik itu tidak mudah, ketika kita menjadi orang baik jangan harap orang akan menganggap kita baik" sambil tersenyum kamuflase karena awalnya gw kurang paham dengan kalimat itu akhirnya gw pun menegaskan ke diri gw sendiri bahwa "Tuhan menciptakan manusia dengan segala perbedaan, kekukarang dan kelebihannya masing-masing, ketika kita bertemu orang lain yang jauh berbeda dari kita jangan langsung judge mereka dengan aura negatif, orang bertatto belum tentu dia penjahat, orang beragama belum tentu dia selalu benar". 


Don't Judge a book by it's cover, setiap orang punya buku cerita atau skenario hidup masing-masing dan ketika Tuhan dengan sengaja mempertemukan dua pribadi yang berbeda itu adalah pertanda kita harus bisa menerima segala peran yang dia lakoni, karena itu sudah menjadi bagian dari skenario yang dibuat Tuhan untuk kita. Gw pun sadar terkadang sebagai manusia biasa gw sering sekali menjudge orang yang negatif, tapi seketika itu pula gw berusaha untuk memohon ampun sambil berkaca pada diri sendiri, tidak ada manusia yang sempurna seutuhnya, bahkan seseorang yang suci pun pasti pernah berbuat salah.


Tuhan yang menciptakan kita dengan segala keaneka ragaman, dan Tuhan jugalah yang selalu menerima segala kekurangan dan kelebihan kita tanpa pernah mengeluhkan ini itu, lalu kenapa kita yang ciptaannya selalu mengeluhkan hal-hal yang diluar kuasa kita?, ingin rasanya gw memeluk erat orang-orang yang sudah me-nyinyirkan gw selama ini dan mengucapkan banyak terima kasih , karena mereka lah gw bisa belajar menjadi manusia yang lebih baik, dan karena mereka jugalah yang bisa memberikan sentuhan-sentuhan warna lainnya dihidup gw, gw berjanji sebisa mungkin gw tidak akan membalas perbuatan mereka dengan hal-hal negatif lainnya, itu saja tidak lebih.


Gw hanya manusia biasa yang pasti pernah berbuat salah, ntah siapapun yang pernah merasa tersakiti oleh gw rasanya tidak ada salahnya gw meminta maaf kepada kalian semua, dan untuk teman dan sahabat gw diluaran sana gw cuma bisa bilang "Astagaaa...ntah kalimat apa yang bisa gw kasih buat kalian selain, terima kasih telah menjadi orang yang tidak pernah me-nyinyirkan gw selama kita jalan bareng-bareng, terima kasih telah menjadi orang yang luar biasa dan menganggumkan".




"If someone is strong enough to bring you DOWN, show them that you're strong enough to get BACK".

Posted on 9:33 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, February 9, 2012


Hi...Y'all

Long time no see ya, how are you doing? Miss me huh? Yeah I hear everybody say “Yeah..we miss you so much” hahaha, just ignore it guys.

Asli kaget waktu ngeliat kalender ternyata sudah memasuki Minggu ke dua di Bulan kedua di Tahun 2012, waktu cepat sekali berlalu ya ternyata, sampai-sampai gw tidak menyadari perubahan waktu. Waktu boleh berubah jadi Bulan baru tapi kehidupan gw masih stagnan dijalur yang itu-itu saja, bisa dibilang gw adalah “Pengangguran sombong” yang walaupun nganggur tapi tetap terlihat elegan a.k.a sibuk.

Padahal seharusnya gw sudah bisa bekerja dari sejak awal Bulan Desember, tapi huh...kantor itu bener-bener nunjukkin bahwa brand besar tidak selamanya profesional, lalu sekarang apa yang harus gw perbuat? Gw menggantungkan hidup gw dikantor itu sebelumnya, sampai akhirnya gw tersadar bahwa mereka terlalu lama menggantungkan gw diposisi yang tidak nyaman, saya butuh kesibukan lain, saya butuh income untuk memenuhi outcome saya selama ini dan kedepan pastinya. Hell to the yeah rasa marah mulai menghantui gw rasanya mau marah sama keadaan tapi gw percaya bahwa tidak ada yang bisa disalahkan dalam situasi seperti ini.

Posted on 11:42 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, January 5, 2012

Dear God,



Thank you for giving me the opportunity to share happiness with people around me, and now I have learned something about the beauty of sharing with others.


Allah itu maha adil, ketika Allah memberikan cobaan baik besar maupun kecil pasti Allah juga selalu menyelipkan beberapa pilihan jalan keluar yang luar biasa mampu merubah kita, inilah yang saya alami beberapa bulan terakhir ini, dari beberapa postingan yang pernah saya posting mengenai dua malaikat kecil saya yang sedang berjuang melawan kehidupannya lah saya belajar banyak mengenai hidup.


Pernahkah terlintas dibenak kalian bahwa anak-anak kecil saja mampu berjuang melawan hidup dan matinya sendiri tanpa bantuan dari siapapun kecuali motivasi dan doa dari orang-orang terdekatnya, saya melihat sosok dua malaikat kecil saya yang begitu hebat melawan segala rasa sakit, bosan, sedih, luka, stres, marah dll. Ntah apa yang sedang berada didalam benak mereka ketika mereka harus tersadar bahwa tubuhnya yang mungil harus terbaring lemas di tempat tidur dengan berbagai jarum yang menusuk tajam di kedua lengan, kaki, kepalanya yang mungil.


Saya justru merasa malu ketika harus berhadapan dengan mereka, karena saya tersadar bahwa betapa kecilnya saya ketikda dihapadkan dengan mereka semua? diumurnya mereka sudah menjadi super hero bagi dirinya sendiri, Evan selalu menganggap dirinya Ranger Hitam serta Angel yang seperti malaikat, lalu Rahma yang harus berjuang melawan penyakitnya diumurnya yang masih 6 bulan..Oh god .. whatever you have planned for them all, but I hope they can grow up healthily and happily.


Belum lagi perjuangan kedua orang tuanya yang harus mati-matian mencari bantuan kesana-kemari, harus menguatkan diri menghadapi segala kenyataan yang ada didepannya, harus berjuang melawan keputus-asaan, rasa sedih, rasa marah, egoisnya dll. Melihat sosok ibunya yang terus ada disamping anak-anak mereka, melihat sosok ayahnya yang terus mengajak mereka bercanda agar tidak merasa bosan atau sedih, melihat sosok mereka berdua yang sedang bicara mengenai kondisi anak mereka serta kondisi keuangan mereka.


Rasanya saya seperti melihat sebuah lubang hitam yang dalam dan tidak melihat sedikitpun adanya cahaya disana, saya merasakan sakit yang teramat di dalam tubuh saya, saya merasa lemah ketika harus menahan air mata didepan mereka semua, saya jauh lebih lemah jika dibandingkan dengan mereka, saya jauh lebih bersyukur dibandingkan dengan kondisi mereka semua.


Ya Allah..


Jika saya boleh memohon kepadamu, saya hanya ingin penyakit yang ada di tubuh mungil mereka semua bisa segera diangkat, berikanlah mereka semua kesembuhan, kekuatan untuk melawan segala rasa sakit dalam tubuh mereka, kebahagiaan dikemudian harinya, umur yang panjang dan begitu juga untuk orang tuanya saya berharap mereka diberikan kekuatan yang berlipat ganda agar dapat melewati kenyataan ini dengan baik, semoga apapun harapan mereka semua bisa segera terwujud, dan semoga banyak orang baik yang mau sedikit berbagi kebahagiaan dengan mereka semua.


Amin Amin Ya Rabb..


"I don't need arms and legs, i need the wings of whole experience, and i flying because God hold me up.. don't give up on God because God not give up on you" - Nick Vujicic


"If I fail, I try again, and again, and again, If you fail, are you going to try again? the human spirit can handle much more than we realize" -Nick Vujicic

Posted on 11:03 AM by Saya Sasha

No comments

Tuesday, December 27, 2011


Sometimes, struggles are exactly what we need in our life. If we were to go through our life without any obstacles, we would be crippled. We would not be as strong as what we could have been. Give every opportunity a chance, leave no room for regrets.”

Seperti tersambar petir disiang bolong” itulah ungkapan yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi saya saat ini, kondisi dimana sebuah berita tidak meng-enakkan menghampiri saya ketika situasi hati saya sedang baik-baik saja.

Inilah pertama kalinya saya memposting cerita mengenai kisah dari “Putri Kecilku” setelah saya berhasil memposting mengenai adik Evan, sekarang saatnya saya memposting sesuatu mengenai Putri Kecilku, saya sempat bercerita sedikit mengenai awal pertemuan saya dengan Putri Kecilku dipostingan adik Evan, sudah hampir 2 Bulan saya mengenal sosok keluarga yang mengagumkan ini.

Putri Kecilku yang berasal dari Bangka Belitung ini lahir pada 10 Juni 2011 merupakan buah hati dari pasangan Bapak Sudarmiko dan Ibu Ria, dan saat ini Putri kecilku sedang berjuang melawan penyakit yang sedang dideritanya sejak umur 1 Bulan, “Rahma” itulah nama dari Putri Kecilku nama cantik yang juga menggambarkan kecantikan dari wajahnya yang mungil. Namun sejak umur 1 Bulan Rahma di diagnosa mengidap penyakit Limfoma Maligna atau yang biasa dikenal orang sebagai Kanker Kelenjar Getah Bening,

Pada awalnya Rahma melakukan pemeriksaan di RS yang berada di Kota Asalnya, namun ternyata setelah hampir 1 bulan diberikan obat tapi tidak ada perubahan, maka dari pihak dokter yang menangani Rahma menyarankan Orang tua Rahma untuk membawanya ke Rumah Sakit di Jakarta, dengan hanya berbekal JAMKESDA yang berhasil didapatnya Rahma segera menuju ke Jakarta sambil berharap Rumah Sakit di Jakarta mampu membawa kesembuhan baginya kelak.

Pada tanggal 11-November-2011 Keluarga Bapak Sudarmiko sampai di Jakarta tanpa istirahat merekapun langsung menuju ke Rumah Sakit, awalnya Pihak Rumah Sakit mengatakan bahwa penyakit yang di derita Rahma belum termasuk dalam kategori gawat darurat, mendengar berita tersebut orang tua Rahmapun berpasrah diri dan tetap mengikuti prosedur dari Rumah Sakit tersebut, tapi karena satu dan lain hal akhirnya Rahma memutuskan untuk pindah ke Rumah Sakit Sint Carolus (Jakarta Pusat), disanalah Rahma menjalani perawatan serta menjalani Biopsi yang dilakukan pada tanggal 20- Desember-2011, setelah melakukan Biopsi hampir 4 hari Rahma di rawat di ICU karena kondisi badannya yang terus tidak stabil akhirnya dokter belum berani menyetujui keputusan untuk memulangkan Rahma.

Ntah apa yang sedang Allah rencanakan saat ini untuk Rahma, tapi hari ini (27-Desember-2011) Dokter yang menanganinya menyampaikan berita yang membuat kami semua harus menahan nafas selama beberapa menit, sekarang Rahma didiagnosa mengidap penyakit Rabdomiosarkoma atau Kanker Kelenjar Otot dan harus segera melakukan Kempterapi, inilah yang saya sebut “Seperti tersambar petir di siang bolong” rasanya saya sulit bernafas dan berdiri tegak.

Ini Foto Kondisi awal Rahma sebelum masuk RS
Kami semua yang mendengarnya dengan terpaksa harus mengurungkan niat kami sedari awal yaitu membawa Rahma setelah Biopsi selesai, cita-cita kami ingin membawa Rahma kembali ke kota asalnya harus diurungkan secepat mungkin, karena jalan satu-satunya yang harus kami tempuh adalah membawa Rahma menuju kesembuhan dengan cara Kemoterapi.

Saya percaya inilah bukti rasa sayang Allah kepada Rahma, walaupun Rahma harus menderita Kanker Kelenjar Otot tapi kekuatan dalam dirinya tidak pernah hilang sedikitpun. Rahma harus menjalani rentetan tindakan Kemoterapi untuk beberapa bulan kedepan, inilah dimana saya harus berjuang melawan rasa sedih yang luar biasa dalam diri saya “Saya tidak boleh menangis” Teriak saya dalam hati, namun melihat Ibudanya yang terus berusaha menutupi rasa sedihnya sayapun tanpa sengaja meneteskan air mata.

Rahma masih berumur 6 bulan namun tentetan kegiatan Kemoterapi harus menunggunya di kemudian hari, saya rasa kita semua tahu apa efek samping dari Kemoterapi, “Rahma masih terlalu kecil untuk berjuang melawan sakitnya Kemoterapi” Saya terus berteriak dalam hati berharap Allah memberikan Mukjizat untuk Rahma, melihat kondisi orang tuanya yang hanya bisa duduk terdiam sambil menahan emosinya dalam hati, sayapun mencoba untuk membantu mereka untuk bisa kembali bersemangat untuk terus mendapingi Rahma melewati semua ini. Melihat ibunya yang mulai merasa pusing mengenai biaya sayapun semakin merasa sesak nafas, saya hanya ingin Rahma sehat dan bahagia itulah janji saya.

Ini Foto terbaru Rahma setelah seminggu Operasi (27-Dec-2011)
Sudah banyak biaya yang dikeluarkan oleh Orang tua Rahma selama hampir 2 Bulan di Jakarta, dan hampir 30 Juta sudah mereka habiskan untuk mengobati Rahma hingga akhirnya Rahma melakukan Biopsi, serta untuk kebutuhan Rahma nantinya mungkin akan lebih banyak dari apa yang saya bayangkan, Dokter mengatakan bahwa ada kemungkinan Rahma akan menjalani Kemoterapi minimal 10 kali sedangkan untuk awal biaya Kemoterapi mereka harus menghabiskan biaya sebesar Rp 45.000.000 dan untuk Kemoterapi seterusnya kemungkinan akan memakan biaya Rp 15.000.000, belum lagi ditambah dengan biaya hidup selama di Jakarta, obat-obatan, serta uang makan untuk orang tuanya. Ayah Rahma saat ini harus merelakan pekerjaannya demi menjaga Putri kesayangannya hingga sembuh.

Saya terus berdoa dan berharap semoga ada diantara kalian yang dengan senang hati ingin berbagi kebahagiaan dengan Adik Rahma, Allah mengajarkan kita para umatnya untuk dapat berbagi dengan sesamanya, jadi saya rasa tidak ada salahnya kita menyisihkan sebagian dari rejeki kita untuk kebahgiaan Adik Rahma kelak.

Dear All..

Bagi teman-teman yang ingin berbagi kebahagiaan dengan Adik Rahma dengan mengirimkan sedikit rejekinya untuk membantu biaya pengobatannya bisa dilakukan melalui :

Rek BNI :

0237666062 a/n : Siti Khoiriyah

atau melalui Rek BCA :

1662645642 A/n : Dimas Pandu Septo Utomo

Dan bagi teman-teman yang ingin memberikan support untuk Adik Rahma serta keluarganya bisa langsung menghubungi ke 0818445009 (Ibu Ria) atau 087780465113 (Sasha sebagai perantara).
Bagi yang sudah mentransfer harap untuk mengkonfirmasi secara langsung ke nomor diatas (Nomor Sasha) serta diharapkan untuk mengirimkan bukti transfer melalui email di : Sayasasha@yahoo.com, lalu bagi yang ingin mengetahui info update tentang kondisi kesehatan Adik Rahma bisa dilihat di @SashaIbrahiem.

Terima kasih banyak saya ucapkan bagi teman-teman sekalian yang dengan senang hati ingin membantu Adik Rahma, saya mohon doanya dari kalian semua agar kondisi Rahma akan terus membaik dan bisa sembuh total, apapun bantuan yang teman-teman berikan untuk Adik Rahma pasti akan sangat berarti baginya.


"The smallest act of kindness is worth more than the grandest intention" ~ Oscar Wilde

Posted on 4:48 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, December 8, 2011

Malaikat Kecilku...

Terima kasih ya Allah engkau telah mempertemukanku dengan kedua "Malaikat Kecil" yang sangat luar biasa hebat dan kuat, melihat sosok dua bocah kecil yang terbaring lemah di atas tempat tidur di sebuah Rumah Sakit rasanya seperti baru saja melihat sebuah kilat besar yang mampu menghancurkan dunia, kaget dan sakit dua rasa itu terus bergelayut manis dalam diri saya saat ini.

Malaikat Kecilku...

Kalian baru berumur 5 bulan dan 3 tahun, tapi tahukah kalian bahwa sosok kalian berdua mampu membuat saya merasa seperti ditampar kenyataan, saya merasa kalian adalah sosok luar biasa yang memberikan banyak arti untuk hidup saya dari awal pertemuan kita.

Malaikat kecilku...

Semenjak bertemu kalian seolah saya merasakan indahnya menjadi seorang ibu muda yang memiliki dua anak hebat seperti kalian, rasa sakit dan lelah yang terus menghantui saya setiap saat pasti seketika hilang setelah melihat sosok dua malaikat kesayanganku tersenyum.

Posted on 11:51 AM by Saya Sasha

No comments


I think that possibly
Maybe I'm falling for you
Yes
There's a chance that I've fallen quite hard over you.



Hey you there...apa kabar pembaca setiaku? (oke silahkan tampar saya, kalau merasa in ikalimat yang sangat salah), senang rasanya diberikan kesempatan untuk kembali menulis, pas log in blogspot saya disambut meriah oleh kerumunan laba-laba dan sarangnya, mereka berteriak "Woy kemane ajeee luuu bro" dan saya menjawab dengan nyinyir "Sante bro gw masih dimari" #TolongAbaikan.

Oke berhubung postingan saya kali ini akan berbicara mengenai sesuatu yang serius maka saya akan mengawalinya dengan permohonan maaf untuk kedua orang tua dari malaikat kecilku "Maaf aku membuat cerita tentang dua malaikat kecilku tanpa ijin, tapi tenang semua akan kusamarkan".

Desember...mungkin beberapa sahabat saya tau benar betapa saya mencintai bulan ini, ntah karena apa dan bagaimana awal mulanya tapi yang pasti "I LOVE DECEMBER" dan saya rasa ini akan jadi bulan yang luar biasa untuk menutup tahun 2011 karena mengingat Allah mengijinkan saya untuk membuka tahun 2011 dengan penuh kebahagiaan dan begitu banyak berkah yang melimpah ruah, bagi yang follow twitter saya pasti bingung kenapa hari ini (8-12-2011) saya banyak memposting cerita tentang jagoan kecilku dan putri kesayanganku? maka dari itu saya mau sedikit bercerita mengenai dua sosok "Malaikat" kesayanganku.

Tepat di bulan November  saya mendapat berita bahwa ada dua orang anak kecil yang sedang membutuhkan pertolongan  biaya untuk pengobatannya, saya sendiri tidak memiliki informasi yang akurat saat itu, sampai pada akhirnya saya mencoba mencari tau melalui beberapa account twitter yang sedang membahas masalah anak itu, dan sampailah pada jalan Allah yang mempertemukan saya dengan seorang perempuan manis yang mau dengan baik hati membalas email saya untuk bertanya mengenai anak-anak itu, setelah beberapa email saya kirimkan ke beliau sampailah pada saat dimana beliau (Nama di tiadakan) mau memberikan nomer telfon orang tua dari salah satu dari anak itu.

Posted on 11:19 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, November 24, 2011


"It's time for me taking a break from the hustle and bustle of the world twitter".

of sayin' I'm Tired of tryin'
and I'm tired of lyin
I know I've been smilin', but inside I'm dyin'
I'm tired of thinkin' that my hearts not achin'
I can't stay - no way.

Sedikit menghela nafas sebelum keadaan ini semakin memburuk, hey there...sudah agak lama rasanya gw tidak banyak bicara di Twitter, padahal belum lama ini gw sempat memposting cerita "random" gw mengenai betapa besar rasa sayang gw kepada account twitter @SashaIbrahiem, tapi seperti kalimat pembuka postingan gw kali ini yang intinya adalah "Lelah".

Belum pernah gw merasa selelah ini menghadapi sesuatu, tapi percaya atau tidak gw benar-benar berada di titik terlemah gw di bulan November ini, Sigh....dan menghela nafas panjang memang selalu membantu gw untuk merasa lebih tenang beberapa saat, banyak hal-hal negatif yang sedang mencoba untuk membunuh gw secara perlahan dan itulah kenapa gw selalu butuh "Yoga", Inhale Exhale adalah salah satu obat terbaik ketika gw sedang benar-benar berjuang dan berperang melawan diri sendiri.

"Musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri" sering kali gw berkata demikian ke beberapa lawan bicara gw ketika sedang membahas tentang "hidup", dan bicara soal hidup akhir-akhir ini gw mulai dihantui lagi dengan pertanyaan mendasar dalam sebuah kehidupan "Apa yang mau gw lakukan kedepannya?", pertanyaan yang selalu berhasil membuat galau semalam suntuk. Why oh why...The future .. why the future must be a secret?, kenapaaa....gw kembali menjambak rambut gw sambil berpikir keras apa yang harus gw perbuat untuk hari esok dan kedepannya?.

Posted on 10:39 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, November 17, 2011

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA..................!!!!!!!!!!!!!!!




Biarkan gw mangawali postingan ini dengan berteriak sekencang-kencangnya mungkin sambil berharap siapapun yang membacanya bisa mengetahui apa yang gw rasakan saat ini, bukan bermaksud untuk terus mengeluhkan keadaan atau bermaksud untuk tidak bersyukur dengan apa yang baru saja gw alami, tapiii.......


Biar sedikit gw ceritakan apa yang terjadi dibalik kata tapi tersebut, seperti yang sudah gw ceritakan di postingan gw yang berjudul "What Should I do?" Kemarin (17-Nov-2011) gw menghadiri panggilan dari stasiun TV tersebut sambil menahan segala emosi yang ada dikepala dan dihati, mungkin kalian akan berpendapat "apa sih nih orang lebay banget", ya mungkin gw terlalu lebay dalam menghadapinya. Ini sebabnya.. perjalanan dimulai dari jam 9 pagi, gw harus memilih naik taksi karena harus mempersingkat waktu dengan lewat jalan toll yang nota bene engga ada pengaruhnya sama sekali, seperti yang kita tau bahwa kehadiran jalan toll saat ini sama sekali tidak berguna menurut gw, oke next kita skip bagian itu sebelum pada akhirnya gw akan berkoar mengenai politik.


Setelah mengarungi perjalanan manis menuju ke sebuah Mall besar di Jakarta sana, gw pun dengan muka pucet berusaha untuk menghilangkan rasa gugup gw yang semakin membabi buta disetiap detiknya, bahkan gw membawa serta buku kesayangan gw yang berjudul "Your Job is NOT your Career" karya dari ReneCC, banyak hal yang gw dapet dari buku itu makanya gw bawa dia kemanapun gw pergi, dan engga lupa gw juga bawa salah satu buku Bahasa Inggris gw supaya gw bisa tetep belajar karena gw agak parno kalo interview nanti melibatkan percakapan dengan menggunakan Bahasa Inggris. Perjalanan yang memakan waktu hampir 2 jam ini berhasil membuat gw terus memproduksi keringat dingin yang besarnya hampir seukuran batu akik (once again, gw lebay maafkan), setelah sampai disana akhirnya gw berusaha mencari-cari nyokap gw yang sedang ngopi di Coffee Bean sambil menunggu kedatangan gw pagi itu, Oke FYI aja sih ya ini : Gw termasuk anak Mamah yang apa-apa selalu maunya sama Mamah, sampai setiap gw ada interview nyokap gw selalu berusaha buat nemenin gw sampai selesai, manja..? Wha'eva.



Posted on 7:17 AM by Saya Sasha

No comments

Tuesday, November 15, 2011



You better stop, look around
Here it comes, here it comes, here it comes, here it comes
Here comes your nineteenth nervous breakdown
Oh, who's to blame, that girl's just insane
Well, nothing I do don't seem to work
It only seems to make the matters worse. Oh, please
.

Sepenggal lagu manis dari Rolling Stone yang berjudul 19th Nervous Breakdown, berhasil membuat gw mengelus jidat sambil sesekali menarik nafas panjang, sebenernya gw sering melakukan inhale ixhale berulang-ulang untuk mengatur pola emosi gw setiap sedang berhadapan dengan hal-hal yang sekiranya mampu menguras emosi jiwa, tapi kali ini gw tidak melakukan inhale exhale seperti biasa tapi gw sedang mengatur strategi bagaimana caranya gw bisa menghadapi besok tanpa sedikitpun melakukan kesalahan bodoh yang biasa gw perbuat.

But then I am just an ordinary person who can make a mistake at any time, sedikit bercerita apa yang akan terjadi besok, Hari Sabtu tanggal 12 November 2011 kemarin gw sedang melakukan perjalanan singkat ke Garut untuk menemani Ibu hadir disebuah undangan temannya, seperti biasa ketika gw diharuskan ikut menemani Ibu pergi gw akan berubah dari Sasha yang AKTIF menjadi Sasha yang PASIF, dalam waktu kurang dari 2 jam gw sudah terdiam sambil bermain Ipad dan berkutat dengan dunia Imajinasi gw yang bersiap membuat konsep (as usual) tapi engga ngerti kenapa keinginan gw untuk diam hari itu sungguh membabi buta, dan seperti biasa juga engga biasa-biasanya gw terdiam parah seperti ini mungkin gw akan mendapatkan sesuatu (feeling perempuan).

Posted on 7:51 AM by Saya Sasha

No comments

Tuesday, November 1, 2011

Potret anak Bangsa yang menjadi korban dari kejamnya sebuah kehidupan di Ibu Kota, miris melihat banyaknya anak kecil yang harus berkeliaran dijalan dari pagi hingga malam hanya untuk mencari belas kasihan dari warga sekitar. Hampir 2 tahun yang lalu saya berkesempatan membuat Skripsi yang bertemakan kehidupan anak jalanan dengan judul "Studi Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Jalanan", banyak yang bertanya kenapa saya mengambil tema anak jalanan sebagai objek penelitian, bukan..bukan karena merasa anak jalanan lebih mudah diteliti melainkan sedari dulu saya selalu menangis jika melihat sosok lugu mereka harus terkontaminasi dengan lingkungan.

Anak Jalanan atau yang biasa disingkat menjadi Anjal memang kerap ditemukan diberbagai sudut kota di Indonesia terutama di jakarta, potret suram yang terus menerus timbul tanpa ada hentinya ini sudah berlangsung sangat lama, dan yang lebih mengejutkan lagi hampir di setiap tahun jumlah anak yang harus turun kejalanan demi mencari nafkah semakin bertambah. Satu pertanyaan yang menggelitik pikiran saya setiap melihat anak-anak itu bermain dipinggir jalan "Apa yang sedang dilakukan PEMERINTAH saat ini?" tidakka para pemerintah mencari solusi pasti bagaimana cara mereka mensejahterakan masyarakat miskin diluaran sana.


Posted on 11:19 AM by Saya Sasha

No comments