Friday, June 15, 2012


Marshall Fine of The Huffington Post suggested that the friend zone is "like the penalty box of dating, when your only crime is not being buff and unobtainable."

Sebuah awalan yang engga akan pernah ketemu akhirannya, for some people Friend Zone is like a war zone between Expectation and reality, rasanya menyakitkan tapi terkadang begitu menyenangkan. Seperti kisah Dr. Ross Geller dan Rachel Green di Serial F.R.I.E.N.D.S, mereka berdua mendapatkan julukkan Friend zone karena kedekatan mereka yang seolah mengisyaratkan bahwa mereka saling jatuh cinta tapi terhalang dengan status pertemanan mereka yang sudah lama terjalin.
http://img5.visualizeus.com/
Seperti akhir-akhir ini di Twitter, Facebook, Path dll, yang merupakan saksi bisu dari kegalauan beberapa orang yang terjebak dalam Friend zone, fenomena lama dengan packaging baru nampaknya. Friend zone sekarang sudah mulai buka cabang bukan hanya Friend tetapi juga Brother Zone, so wierd I think..oke to be honest gw pun terjebak didalamnya, but thanks God perasaan itu engga bertahan lama karena setelah gw pikir-pikir aneh rasanya kalau apa yang sudah terbiasa akan berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa.

Posted on 11:40 AM by Saya Sasha

No comments

Wednesday, March 28, 2012


Poster The Raid

The Raid Redemption yang di sutradarai oleh Gareth Evans ini sedang menjadi topik yang cukup ramai di perbincangkan di beberapa social media seperti twitter dan facebook, tentunya banyak hal positif yang menjadi pembahasannya. Karya anak Bangsa yang satu ini memang termasuk dalam rentetan film Dalam Negeri yang terbilang sangat sukses dan mampu mengembalikan reputasi perfilman Indonesia.

The Raid yang di bintangi oleh Iko Uwais sebagai Rama yang merupakan anggota dari tim Polisi diceritakan sebagai sosok yang cerdas, tegas dan tenang ini mendapatkan tugas untuk menyerbu markas persembunyian dari para penjahat kelas dunia yang berbahaya. Apartemen yang digunakan sebagai markas besar para penjahat ini dianggap tidak tersentuh oleh Polisi, namun secara diam-diam para tim ke Polisian mempersiapkan sebuah strategi untuk menyergap persembunyian tersebut, Joe Taslim yang berperan sebagai Jaka mulai mempersiapkan timnya yang juga akan bekerja sama dengan Letnan Wahyu yang diperankan oleh aktor Pierre Gruno, namun ternyata setelah melakukan penyerbuan secara diam-diam mereka malah terjebak di dalam apartemen tersebut. Mereka di kepung di dalam apartemen dibawah perintah Tama Riyadi yaitu gembong narkotik yang dikenal kejam dan merupakan penguasa di gedung apartemen tersebut, Tama yang diperankan oleh Aktor Senior Ray Sahetapy ini diperkuat oleh Mad Dog si anjing gila yang diperankan oleh Yayan Ruhian serta Andi atau Donny Alamsyah yang juga merupakan kaka dari Rama.

Film dengan genre Action, Crime dan Thriller ini pertama kali di publikasikan pada Festival Film International Toronto (TIFF) pada tahun 2011 lalu,The Raid yang menjadi film pembuka untuk kategori Midnight Madness ini mendapat sambutan yang baik terbukti dari mendapatkannya penghargaan The Cadillac People Choice Midnight Madness Award, dan bukan hanya itu The Raid juga menjadi salah satu dari 11 film yang menjadi Spotlight dalam Festival Film Sundance di tahun 2012 dan diikuti juga dengan terpilihnya menjadi penutup sesi FrightFest dalam Festival Film Glasgow 2012 (wikipedia).

Salah satu adegan Rama (Iko Uwais)
Film yang dirilis pada 21 Maret 2012 (Indonesia) ini berdurasi 101 menit, adalah hasil kerja sama antara Gareth Evans dan Iko Uwais setelah film aksi mereka yang berjudul Merantau pada tahun 2009 terlihat kesamaan yang cukup terlihat dari kedua film ini yaitu menampilkan seni bela diri tradisional Indonesia pencak silat di setiap tata laga mereka. Untuk music yang ditampilkan di film ini Sony Pictures Worldwide Acquisition sudah mendapatkan hak pendistribusian film ini untuk Negara Amerika Serikat dan mendapat bantuan dari Mike Shinoda (Anggota Linkin Park) untuk menciptakan musik latar pada film ini, lalu Film ini dirilis di Amerika Utara oleh pihak Sony Pictures dengan judul The Raid : Redemption. Hak pendistribusian untuk Negara-negara lain juga telah dijual salah satunya di Inggris (Momentum), Peranci (SND), Jepang (Kadokawa) dan masih ada beberapa Negara lainnya.
Film The Raid sudah menerima banyak komentar dari beberapa kritikus dunia, dan salah satunya adalah Gary Goldstein yang menilai film ini kaya akan adegan laga yang mengejutkan, bahkan Gary tidak segan memuji kemampuan Gareth Evans dalam menyajikan visualisasi menakjubkan yang bisa membuat penonton tak teralihkan.

“Ini melelahkan, menggembirakan, hal-hal memukau yang tidak boleh dilewatkan oleh penggemar film yang dibuat dengan penuh enerjik,” Ujar Gary Goldstein.

The Raid (Twitter)
The Raid juga diputar di 14 bioskop di Amerika Serikat, dan semenjak diputar di Negeri Paman Sam, The Raid dengan sukses mengantongi pendapatan sekitar Rp 2 Milyar. The Raid juga masuk dalam daftar film Box Office Amerika dan mampu mengungguli Mission Impossible-Ghost Protocol yang mengumpulkan pendapatan sebanyak USD 183,482 pada periode 23-25 Maret 2012.

Gareth Evans mampu membangkitkan kembali keterpurukan film Indonesia yang sempat mati suri beberapa Tahun ini, respon postif yang di sampaikan oleh masyarakat mampu membawa nama baik Indonesia kembali terdengar di dunia hiburan khususnya dunia Perfilman, dan semoga saja setelah The Raid mampu bertahan lama sebagai film yang menggemparkan banyak sutradara-sutradara muda lainnya yang mampu membuat film seperti The Raid.



Review Personal :

Menurut gw pribadi Film ini termasuk dalam kategori wajib tonton, gw memang bukan penggemar sejati film-film Indonesia bahkan gw selalu memilih untuk tidak menonton film Indonesia di bioskop (lebih baik nonton di TV atau DVD) tapi The Raid mampu bikin gw berdecak kagum karena alur ceritanya yang memang seru serta adegan-adegan fightingnya yang menegangkan, standing ovation untuk The Raid dan Evans atau kesuksesan film ini, semoga saja perfilman Indonesia bisa bangkit lagi dan terus membaik, BRAVO The Raid dan om Ray Sahetapy yang seperti biasa memukau, serta Iko Uwais dan dan Yayan Ruhian yang membuat gw tercengang.

Rate : 8,5 * RECOMMENDED movie


Posted on 5:11 AM by Saya Sasha

No comments

Saturday, February 11, 2012

“If you judge people, you have no time to love them.” ~ Mother Teresa.



Cady Heron saidCalling somebody else fat won't make you any skinnier. Calling someone stupid doesn't make you any smarter. And ruining Regina George's life definitely didn't make me any happier. All you can do in life is try to solve the problem in front of you".


Mulutmu harimau mu, rasanya kalimat sederhana itu selalu berputar kencang dikepala gw setiap harinya, sambil sesekali gw berkaca dan meng-evaluasi diri gw sendiri setiap malam, gw pun berharap menemukan segala kekurangan gw dan berdoa serta berusaha untuk merubahnya menjadi lebih baik lagi.


Sudah hampir beberapa hari ini masalah "Judging" menjadi topik perbincangan yang hangat antara gw dengan beberapa partner quality time gw, mereka selalu berpendapat bahwa orang yang senang men-judge orang lain atau ya Bahasa gw sih "Nyinyir" itu biasanya insecure dengan kondisi dirinya sendiri, mendengar pendapat seperti itu gw pun yang awalnya down tiba-tiba jadi semangat 45 untuk bangkit lagi menjadi orang yang penuh dengan aura positif.


Tuhan memang luar biasa adil sekali, Tuhan menciptakan Hitam untuk menyeimbangkan Putih dan ketika Hitam terlalu dominan sang Putih harus bekerja extra untuk mengurangi kinerja sang Hitam, gw inget banget dulu waktu gw masih sering ngobrol sama pengamen di angkot yang sering gw naikkin kalau pulang sekolah, mereka engga pernah lupa untuk mengingatkan gw akan pentingnya bersikap positif dalam menghadapi banyak hal negatif, hidup itu tidak selamanya harus PRO kadang KONTRA pun bisa menjadi pemanis di sebuah kehidupan, karena itulah hidup jadi lebih berwarna.


Tapi pernahkah lo berada di posisi dimana lo "korban" dari sebuah ke-nyinyiran tingkat Internasional dari beberapa oknum di kehidupan lo, entah orang yang sudah kenal gw baik atau gw kenal baik dengan orang itu, atau bahkan dari orang yang sama sekali tidak mengenal gw secara personal tapi dia sudah berani me-nyinyirkan gw sebagai orang yang "tanda kutip". Ketika gw bertukar pikiran dengan salah satu sahabat gw, gw pun mengutip kalimatnya "gw tau lo gimana orangnya males cari perkara, makanya cari temen yang banyak sa..kalo mereka udah engga mau temenan ya udah, masih banyak diluaran sana yang mau bertemen sama lo ko', tanpa mereka (nyinyiers) lo tetep bisa sukses jangan khawatir sha, banyak orang yang doain buat kebaikan lo". Denger kalimat-kalimat yang dia tulis tiba-tiba gw tersentak dengan sendirinya, iya juga ya kenapa gw harus down cuma karena omongan orang lain yang belum tentu bener ya, toh mereka hanya liat gw dari satu sisi sedangkan teman-teman gw yang lain ada yang melihat gw dari beberapa sisi mereka menganggap gw masih dijalur yang benar.


Begitu pula dengan salah satu sahabat baik gw yang sudah hampir 12 Tahun bareng-bareng sama gw pun pernah bilang "Jadi orang baik itu tidak mudah, ketika kita menjadi orang baik jangan harap orang akan menganggap kita baik" sambil tersenyum kamuflase karena awalnya gw kurang paham dengan kalimat itu akhirnya gw pun menegaskan ke diri gw sendiri bahwa "Tuhan menciptakan manusia dengan segala perbedaan, kekukarang dan kelebihannya masing-masing, ketika kita bertemu orang lain yang jauh berbeda dari kita jangan langsung judge mereka dengan aura negatif, orang bertatto belum tentu dia penjahat, orang beragama belum tentu dia selalu benar". 


Don't Judge a book by it's cover, setiap orang punya buku cerita atau skenario hidup masing-masing dan ketika Tuhan dengan sengaja mempertemukan dua pribadi yang berbeda itu adalah pertanda kita harus bisa menerima segala peran yang dia lakoni, karena itu sudah menjadi bagian dari skenario yang dibuat Tuhan untuk kita. Gw pun sadar terkadang sebagai manusia biasa gw sering sekali menjudge orang yang negatif, tapi seketika itu pula gw berusaha untuk memohon ampun sambil berkaca pada diri sendiri, tidak ada manusia yang sempurna seutuhnya, bahkan seseorang yang suci pun pasti pernah berbuat salah.


Tuhan yang menciptakan kita dengan segala keaneka ragaman, dan Tuhan jugalah yang selalu menerima segala kekurangan dan kelebihan kita tanpa pernah mengeluhkan ini itu, lalu kenapa kita yang ciptaannya selalu mengeluhkan hal-hal yang diluar kuasa kita?, ingin rasanya gw memeluk erat orang-orang yang sudah me-nyinyirkan gw selama ini dan mengucapkan banyak terima kasih , karena mereka lah gw bisa belajar menjadi manusia yang lebih baik, dan karena mereka jugalah yang bisa memberikan sentuhan-sentuhan warna lainnya dihidup gw, gw berjanji sebisa mungkin gw tidak akan membalas perbuatan mereka dengan hal-hal negatif lainnya, itu saja tidak lebih.


Gw hanya manusia biasa yang pasti pernah berbuat salah, ntah siapapun yang pernah merasa tersakiti oleh gw rasanya tidak ada salahnya gw meminta maaf kepada kalian semua, dan untuk teman dan sahabat gw diluaran sana gw cuma bisa bilang "Astagaaa...ntah kalimat apa yang bisa gw kasih buat kalian selain, terima kasih telah menjadi orang yang tidak pernah me-nyinyirkan gw selama kita jalan bareng-bareng, terima kasih telah menjadi orang yang luar biasa dan menganggumkan".




"If someone is strong enough to bring you DOWN, show them that you're strong enough to get BACK".

Posted on 9:33 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, February 9, 2012


Hi...Y'all

Long time no see ya, how are you doing? Miss me huh? Yeah I hear everybody say “Yeah..we miss you so much” hahaha, just ignore it guys.

Asli kaget waktu ngeliat kalender ternyata sudah memasuki Minggu ke dua di Bulan kedua di Tahun 2012, waktu cepat sekali berlalu ya ternyata, sampai-sampai gw tidak menyadari perubahan waktu. Waktu boleh berubah jadi Bulan baru tapi kehidupan gw masih stagnan dijalur yang itu-itu saja, bisa dibilang gw adalah “Pengangguran sombong” yang walaupun nganggur tapi tetap terlihat elegan a.k.a sibuk.

Padahal seharusnya gw sudah bisa bekerja dari sejak awal Bulan Desember, tapi huh...kantor itu bener-bener nunjukkin bahwa brand besar tidak selamanya profesional, lalu sekarang apa yang harus gw perbuat? Gw menggantungkan hidup gw dikantor itu sebelumnya, sampai akhirnya gw tersadar bahwa mereka terlalu lama menggantungkan gw diposisi yang tidak nyaman, saya butuh kesibukan lain, saya butuh income untuk memenuhi outcome saya selama ini dan kedepan pastinya. Hell to the yeah rasa marah mulai menghantui gw rasanya mau marah sama keadaan tapi gw percaya bahwa tidak ada yang bisa disalahkan dalam situasi seperti ini.

Posted on 11:42 AM by Saya Sasha

No comments

Thursday, January 5, 2012

Posted on 11:13 AM by Saya Sasha

No comments

Dear God,



Thank you for giving me the opportunity to share happiness with people around me, and now I have learned something about the beauty of sharing with others.


Allah itu maha adil, ketika Allah memberikan cobaan baik besar maupun kecil pasti Allah juga selalu menyelipkan beberapa pilihan jalan keluar yang luar biasa mampu merubah kita, inilah yang saya alami beberapa bulan terakhir ini, dari beberapa postingan yang pernah saya posting mengenai dua malaikat kecil saya yang sedang berjuang melawan kehidupannya lah saya belajar banyak mengenai hidup.


Pernahkah terlintas dibenak kalian bahwa anak-anak kecil saja mampu berjuang melawan hidup dan matinya sendiri tanpa bantuan dari siapapun kecuali motivasi dan doa dari orang-orang terdekatnya, saya melihat sosok dua malaikat kecil saya yang begitu hebat melawan segala rasa sakit, bosan, sedih, luka, stres, marah dll. Ntah apa yang sedang berada didalam benak mereka ketika mereka harus tersadar bahwa tubuhnya yang mungil harus terbaring lemas di tempat tidur dengan berbagai jarum yang menusuk tajam di kedua lengan, kaki, kepalanya yang mungil.


Saya justru merasa malu ketika harus berhadapan dengan mereka, karena saya tersadar bahwa betapa kecilnya saya ketikda dihapadkan dengan mereka semua? diumurnya mereka sudah menjadi super hero bagi dirinya sendiri, Evan selalu menganggap dirinya Ranger Hitam serta Angel yang seperti malaikat, lalu Rahma yang harus berjuang melawan penyakitnya diumurnya yang masih 6 bulan..Oh god .. whatever you have planned for them all, but I hope they can grow up healthily and happily.


Belum lagi perjuangan kedua orang tuanya yang harus mati-matian mencari bantuan kesana-kemari, harus menguatkan diri menghadapi segala kenyataan yang ada didepannya, harus berjuang melawan keputus-asaan, rasa sedih, rasa marah, egoisnya dll. Melihat sosok ibunya yang terus ada disamping anak-anak mereka, melihat sosok ayahnya yang terus mengajak mereka bercanda agar tidak merasa bosan atau sedih, melihat sosok mereka berdua yang sedang bicara mengenai kondisi anak mereka serta kondisi keuangan mereka.


Rasanya saya seperti melihat sebuah lubang hitam yang dalam dan tidak melihat sedikitpun adanya cahaya disana, saya merasakan sakit yang teramat di dalam tubuh saya, saya merasa lemah ketika harus menahan air mata didepan mereka semua, saya jauh lebih lemah jika dibandingkan dengan mereka, saya jauh lebih bersyukur dibandingkan dengan kondisi mereka semua.


Ya Allah..


Jika saya boleh memohon kepadamu, saya hanya ingin penyakit yang ada di tubuh mungil mereka semua bisa segera diangkat, berikanlah mereka semua kesembuhan, kekuatan untuk melawan segala rasa sakit dalam tubuh mereka, kebahagiaan dikemudian harinya, umur yang panjang dan begitu juga untuk orang tuanya saya berharap mereka diberikan kekuatan yang berlipat ganda agar dapat melewati kenyataan ini dengan baik, semoga apapun harapan mereka semua bisa segera terwujud, dan semoga banyak orang baik yang mau sedikit berbagi kebahagiaan dengan mereka semua.


Amin Amin Ya Rabb..


"I don't need arms and legs, i need the wings of whole experience, and i flying because God hold me up.. don't give up on God because God not give up on you" - Nick Vujicic


"If I fail, I try again, and again, and again, If you fail, are you going to try again? the human spirit can handle much more than we realize" -Nick Vujicic

Posted on 11:03 AM by Saya Sasha

No comments

Tuesday, December 27, 2011


Sometimes, struggles are exactly what we need in our life. If we were to go through our life without any obstacles, we would be crippled. We would not be as strong as what we could have been. Give every opportunity a chance, leave no room for regrets.”

Seperti tersambar petir disiang bolong” itulah ungkapan yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi saya saat ini, kondisi dimana sebuah berita tidak meng-enakkan menghampiri saya ketika situasi hati saya sedang baik-baik saja.

Inilah pertama kalinya saya memposting cerita mengenai kisah dari “Putri Kecilku” setelah saya berhasil memposting mengenai adik Evan, sekarang saatnya saya memposting sesuatu mengenai Putri Kecilku, saya sempat bercerita sedikit mengenai awal pertemuan saya dengan Putri Kecilku dipostingan adik Evan, sudah hampir 2 Bulan saya mengenal sosok keluarga yang mengagumkan ini.

Putri Kecilku yang berasal dari Bangka Belitung ini lahir pada 10 Juni 2011 merupakan buah hati dari pasangan Bapak Sudarmiko dan Ibu Ria, dan saat ini Putri kecilku sedang berjuang melawan penyakit yang sedang dideritanya sejak umur 1 Bulan, “Rahma” itulah nama dari Putri Kecilku nama cantik yang juga menggambarkan kecantikan dari wajahnya yang mungil. Namun sejak umur 1 Bulan Rahma di diagnosa mengidap penyakit Limfoma Maligna atau yang biasa dikenal orang sebagai Kanker Kelenjar Getah Bening,

Pada awalnya Rahma melakukan pemeriksaan di RS yang berada di Kota Asalnya, namun ternyata setelah hampir 1 bulan diberikan obat tapi tidak ada perubahan, maka dari pihak dokter yang menangani Rahma menyarankan Orang tua Rahma untuk membawanya ke Rumah Sakit di Jakarta, dengan hanya berbekal JAMKESDA yang berhasil didapatnya Rahma segera menuju ke Jakarta sambil berharap Rumah Sakit di Jakarta mampu membawa kesembuhan baginya kelak.

Pada tanggal 11-November-2011 Keluarga Bapak Sudarmiko sampai di Jakarta tanpa istirahat merekapun langsung menuju ke Rumah Sakit, awalnya Pihak Rumah Sakit mengatakan bahwa penyakit yang di derita Rahma belum termasuk dalam kategori gawat darurat, mendengar berita tersebut orang tua Rahmapun berpasrah diri dan tetap mengikuti prosedur dari Rumah Sakit tersebut, tapi karena satu dan lain hal akhirnya Rahma memutuskan untuk pindah ke Rumah Sakit Sint Carolus (Jakarta Pusat), disanalah Rahma menjalani perawatan serta menjalani Biopsi yang dilakukan pada tanggal 20- Desember-2011, setelah melakukan Biopsi hampir 4 hari Rahma di rawat di ICU karena kondisi badannya yang terus tidak stabil akhirnya dokter belum berani menyetujui keputusan untuk memulangkan Rahma.

Ntah apa yang sedang Allah rencanakan saat ini untuk Rahma, tapi hari ini (27-Desember-2011) Dokter yang menanganinya menyampaikan berita yang membuat kami semua harus menahan nafas selama beberapa menit, sekarang Rahma didiagnosa mengidap penyakit Rabdomiosarkoma atau Kanker Kelenjar Otot dan harus segera melakukan Kempterapi, inilah yang saya sebut “Seperti tersambar petir di siang bolong” rasanya saya sulit bernafas dan berdiri tegak.

Ini Foto Kondisi awal Rahma sebelum masuk RS
Kami semua yang mendengarnya dengan terpaksa harus mengurungkan niat kami sedari awal yaitu membawa Rahma setelah Biopsi selesai, cita-cita kami ingin membawa Rahma kembali ke kota asalnya harus diurungkan secepat mungkin, karena jalan satu-satunya yang harus kami tempuh adalah membawa Rahma menuju kesembuhan dengan cara Kemoterapi.

Saya percaya inilah bukti rasa sayang Allah kepada Rahma, walaupun Rahma harus menderita Kanker Kelenjar Otot tapi kekuatan dalam dirinya tidak pernah hilang sedikitpun. Rahma harus menjalani rentetan tindakan Kemoterapi untuk beberapa bulan kedepan, inilah dimana saya harus berjuang melawan rasa sedih yang luar biasa dalam diri saya “Saya tidak boleh menangis” Teriak saya dalam hati, namun melihat Ibudanya yang terus berusaha menutupi rasa sedihnya sayapun tanpa sengaja meneteskan air mata.

Rahma masih berumur 6 bulan namun tentetan kegiatan Kemoterapi harus menunggunya di kemudian hari, saya rasa kita semua tahu apa efek samping dari Kemoterapi, “Rahma masih terlalu kecil untuk berjuang melawan sakitnya Kemoterapi” Saya terus berteriak dalam hati berharap Allah memberikan Mukjizat untuk Rahma, melihat kondisi orang tuanya yang hanya bisa duduk terdiam sambil menahan emosinya dalam hati, sayapun mencoba untuk membantu mereka untuk bisa kembali bersemangat untuk terus mendapingi Rahma melewati semua ini. Melihat ibunya yang mulai merasa pusing mengenai biaya sayapun semakin merasa sesak nafas, saya hanya ingin Rahma sehat dan bahagia itulah janji saya.

Ini Foto terbaru Rahma setelah seminggu Operasi (27-Dec-2011)
Sudah banyak biaya yang dikeluarkan oleh Orang tua Rahma selama hampir 2 Bulan di Jakarta, dan hampir 30 Juta sudah mereka habiskan untuk mengobati Rahma hingga akhirnya Rahma melakukan Biopsi, serta untuk kebutuhan Rahma nantinya mungkin akan lebih banyak dari apa yang saya bayangkan, Dokter mengatakan bahwa ada kemungkinan Rahma akan menjalani Kemoterapi minimal 10 kali sedangkan untuk awal biaya Kemoterapi mereka harus menghabiskan biaya sebesar Rp 45.000.000 dan untuk Kemoterapi seterusnya kemungkinan akan memakan biaya Rp 15.000.000, belum lagi ditambah dengan biaya hidup selama di Jakarta, obat-obatan, serta uang makan untuk orang tuanya. Ayah Rahma saat ini harus merelakan pekerjaannya demi menjaga Putri kesayangannya hingga sembuh.

Saya terus berdoa dan berharap semoga ada diantara kalian yang dengan senang hati ingin berbagi kebahagiaan dengan Adik Rahma, Allah mengajarkan kita para umatnya untuk dapat berbagi dengan sesamanya, jadi saya rasa tidak ada salahnya kita menyisihkan sebagian dari rejeki kita untuk kebahgiaan Adik Rahma kelak.

Dear All..

Bagi teman-teman yang ingin berbagi kebahagiaan dengan Adik Rahma dengan mengirimkan sedikit rejekinya untuk membantu biaya pengobatannya bisa dilakukan melalui :

Rek BNI :

0237666062 a/n : Siti Khoiriyah

atau melalui Rek BCA :

1662645642 A/n : Dimas Pandu Septo Utomo

Dan bagi teman-teman yang ingin memberikan support untuk Adik Rahma serta keluarganya bisa langsung menghubungi ke 0818445009 (Ibu Ria) atau 087780465113 (Sasha sebagai perantara).
Bagi yang sudah mentransfer harap untuk mengkonfirmasi secara langsung ke nomor diatas (Nomor Sasha) serta diharapkan untuk mengirimkan bukti transfer melalui email di : Sayasasha@yahoo.com, lalu bagi yang ingin mengetahui info update tentang kondisi kesehatan Adik Rahma bisa dilihat di @SashaIbrahiem.

Terima kasih banyak saya ucapkan bagi teman-teman sekalian yang dengan senang hati ingin membantu Adik Rahma, saya mohon doanya dari kalian semua agar kondisi Rahma akan terus membaik dan bisa sembuh total, apapun bantuan yang teman-teman berikan untuk Adik Rahma pasti akan sangat berarti baginya.


"The smallest act of kindness is worth more than the grandest intention" ~ Oscar Wilde

Posted on 4:48 AM by Saya Sasha

No comments